Uncategorized

Pentingnya Peran Orangtua pada Pendidikan Anak

Pendidikan merupakan salah satu jembatan untuk meraih masa depan, termasuk cita-cita dan karier yang diinginkan. Di Indonesia sendiri, pemerintah menerapkan program wajib belajar dua belas tahun.

Tujuan program wajib belajar dua belas tahun ini untuk memberikan kesempatan kepada anak berusia 16–18 tahun pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA).

Hal itu menunjukkan bahwa anak berhak mendapat pendidikan sampai tamat sekolah. Itu sebabnya, orrang tua juga memiliki peran penting untuk mendukung anak mengenyam pendidikan.

Dalam siniar Obsesif musim keenam bertajuk “Voni Beatrix Muguri: Pendidikan untuk Karier dan Masa Depan” yang bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Voni menyampaikan bahwa orangtua berperan penting untuk mendukung apa yang dilakukan putra-putrinya.

Mendukung anak dalam hal pendidikan tak hanya dari pendidikan formal, tetapi juga mendorong prestasi anak dalam hal nonakademik. Berikut peran orangtua dalam mendukung Pendidikan anak.

Baca juga:   Pelatihan Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Menyambut Perubahan Kurikulum

bantu Anak Memahami Pelajaran

Setelah menimba ilmu di sekolah, orangtua dapat menemani anak untuk mengulas kembali apa saja yang sudah dipelajari. Hal ini dapat membantu anak lebih memahami apa yang sudah mereka dapatkan.

Orangtua juga bisa memberi pemahaman lebih dengan bahasa sederhana pada anak tentang apa saja yang belum dimengerti.

Menjadi Panutan yang Baik untuk Anak

Pada dasarnya, anak-anak mudah penasaran dan mencontoh apa yang baru saja mereka lihat atau dengar. Oleh karena itu, memberi contoh yang merupakan salah satu pendukung dalam proses pembelajaran.

Salah satunya dengan memberikan contoh bahwa belajar merupakan hal yang menyenangkan dan bukan sebuah beban. Orangtua dapat mengajarkan bahwa sekolah adalah tempat asyik untuk menimba ilmu.

Baca juga:   Belajar Hikmat

Tak lupa, orangtua memberikan inspirasi pada anak untuk terus belajar agar terus menjadi pengingat.

Menyisihkan Waktu untuk Quality Time

Seringnya, setelah lama belajar di sekolah dan mengerjakan PR (pekerjaan rumah), anak mudah merasa jenuh. Tak jarang sebagian anak lebih memilih bermain gawai hingga mengabaikan tugas dan belajar.

Di sinilah orangtua berperan untuk mengajak anak istirahat sejenak dengan main atau bercerita. Tujuannya untuk membangun hubungan yang baik antara orangtua dan anak serta membantu menyegarkan pikiran anak setelah jenuh belajar.

Dengarkan cerita lengkap seputar bagaimana pentingnya pentingnya peran orangtua dalam pendidikan anak hanya melalui siniar Obsesif bertajuk “Voni Beatrix Muguri: Pendidikan untuk Karier dan Masa Depan” di Spotify.

Ikuti juga siniarnya agar kalian tak tertinggal tiap episode terbarunya. Akses sekarang juga episode ini melalui tautan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button