NEWS

Semarak Gelar Karya P5 SDIT Al Furqon Palembang

sitalfurqon.com — Lengkap sudah kemeriahan, keceriaan dan kesemarakan ajang Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)  yang dipersembahkan anak-anak pelajar Sekolah Dasar Islam Terpadu (SIT) Al Furqon Palembang, ketika Gubernur Sumsel H.Herman Deru hadir langsung dan bercengkrama dengan anak-anak yang kreatif dan inovatif.

Apa yang dihadirkan dan disajikan anak-anak Sekolah Penggerak di Palembang ini, ternyata mendapat apresiasi khusus dari orang nomor satu di Bumi Sriwijaya ini.

Pak Gub—demikian panggilan akrab Gubernur H.Herman Deru—tanpa basa-basi langsung menghampiri stand anak-anak yang menyajikan aneka makanan khas Palembang sekaligus bincang-bincang ringan dengan generasi penerus ini.

Siswa juga mempersembahkan permainan musik menambaha semarak ajang Gelar Karya P5 SDIT Al Furqon.

Acara yang bertemakan, “ Makananku Budayaku” yang berlangsung di Gedung Daarul Jannah SIT Al Furqon, Sekip Palembang, Rabu, 9 November 2022, lalu, berlangsung semarak luar biasa spektakuler. Itu yang membuat kagum dan senyum sumringah dari Pak Gub.

 

Anak tengah mengadon bahan kue srikaya dan tepung pempek.

Kemeriahan pun tampak ketika Ibu Hj.  Febrita Lustia Herman Deru membuka resmi ajang karya P5 dalam rangkaian Kurikulum Merdeka tersebut. Didahului oleh berbagai penampilan kesenian anak-anak, permainan musik, tari dan seni bela diri, Istri Gubernur Herman Deru ini juga tampak ceria menyaksikan atraksi yang ditampilkan anak-anak.

Pak Gub bincang-bincang dengan anak-anak seputar hasil karya berupa makanan khas Palembang seperti Rujak Mie dan Pempek.

Yang paling seru dan mengundang keceriaan adalah ketika Pak Gub yang didampingi Direktur SIT Al Furqon Palembang H. Emil Rosmali dan Kepada SDIT Al Furqon Ustadz Zakiudin, berbincang-bincang dengan anak-anak seputar bagaimana membuat makanan yang disajikan tersebut, seperti makanan khas Palembang Rujak Mie, juga adonan tepung dan ikan seperti pempek kecil, pempek besar, mie celor, tekwan, dan lainnya.

Baca juga:   Big Assembly dan Najaah Iqro TK IT Al Furqon Palembang Meriah

“Ini kamu buat apa?,”tanya Pak Gub  sembari menunjuk hasil karya siswa yang terpampang di meja.

Kemudian, salah satu siswa kelas satu menjawab dengan antusias   diantara kerumunan kelompoknya.

“Kita masak rujak mie pak,” katanya dengan nada lembut dan berpenampilan memakai busana adat Palembang.

Pak Gub pun tak kalah antusias mendengar jawaban siswa, ia pun menanyakan bagaimana proses pembuatan rujak mie agar bisa disantap.

“Kita siapkan mangkok, terus masukkan mie kuning, potongan kecil timun, potongan kecil tahu goreng, bihun lalu disiram dengan cuko,” jelas anak tersebut.

Ibu Feby Herman Deru pun tak ketinggalan tanya sana sini dengan siswa yang membuat Rujak Mie.

Menanggapi jawaban tersebut, Herman Deru pun langsung tersenyum sumringah atas keberanian siswa berbicara di depan orang banyak.

Ia pun melanjutkan untuk mengelilingi setiap stand Gelar Karya P5 yang telah didekorasi oleh para siswa dengan dibantu para guru.

 

Semarak gelar karya P5 dibuka dengan ditandai pemukulan gong oleh Direktur SIT Al Furqon Palembang Emil Rosmali, Kepala SDIT Al Furqon Palembang, Ketua Komite SDIT Al Furqon Palembang, Rahma Ivani, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ansori, Ketua KORMI Provinsi Sumsel Samantha Tivani HD

Baca juga:   Ulama Kharismatik Palestina Syeikh Loasi A.L. Arnajjar Isi Materi Pesantren Ramadan 1444 H  SMAIT Al Furqon Palembang

Dilanjutkan dengan berbagai penampilan ekstrakulikuler SDIT Al Furqon seperti pembacaan tilawah, penampilan tari, menyanyikan lagu pempek lenjer, serta di tutup dengan penampilan marching band.

Kemudian di teruskan dengan presentasi siswa atas gelar karya P5 dan dilakukan penilaian oleh para guru.

Sebelumnya, Kepala SDITAl Furqon Zakiudin mengatakan beberapa tahapan demi tahapan mulai dari tahapan satu hingga kesepuluh sudah terlaksanakan dalam proyek P5 dengan baik.

“Maka, Tahapan proyek P5 ke 13 sampai 15 memasuki tahapan aksi berupa Pameran yang akan dilaksanakan pada tanggal 09 November 2022 di Aula Darul Jannah,”kata Zakiudin.

Pada kegiatan perdana ini, SDIT Al Furqon mengangkat tema ‘Makananku Budayaku’ dengan harapan pihak sekolah menginginkan anak didik mengenal kearifan lokal dan sisi kekhasan daerah Kota Palembang, juga mengenalkan peserta didik rasa kecintaan, kebanggaan terhadap makanan khas kita.

“Pembelajaran diferensiansi itu berkaitan dengan konten, sttrategi dan produk. Kita kenalkan bahwa makanan khas di palembang ini rata-rata kontennya terdiri dari perpaduan antara ikan dan tepung. Lalu strateginya tadi ada yang digoreng, dikukus, direbus dan berkuah. Kemudian hasil atau produknya nanti bisa jadi kemplang, kerupuk, pempek atau tekwan,”jelasnya.(*)

Editor ; Aspani Yasland  

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button