EDUCATION

SMP IT Al Furqon Memandang Penting Pemahaman ‘Mens Sana in Corpore Sano’

SITALFURQON.com –  Soal kesehatan di SIT AL FURQON PALEMBANG, menjadi prioritas yang begitu sangat diutamakan. Sebab, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat ( Mens Sana in Corpore Sano). Jiwa akan menguatkan hati dan otak, lalu mencerdaskan intelegensi atau cara berpikir positif seseorang.

Makanya P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan)  yang erat kaitannya dengan permasalahan kesehatan, tentu sangat dibutuhkan kehadirannya dan pemahaman skill P3K di skolah SIT AL Furqon sebagaimana yang ada di SMP IT Al Furqon Palembang.

Selain wujud P3K keberadaannya harus berkembang, paradigmanya juga harus progres ke arah yang lebih baik dari segi pengetahuan (skill) para personil maupun siswa seperti OSIS dan guru yang ada di SMP IT Al Furqon Palembang.

Bunda Puput Anggraini, S.Kep, pada kegiatan Pengenalan dan Penyuluhan P3K, Rabu (30/11/2022) yang lalu mengemukakan, kegiatan Pengenalan dan Penyuluhan P3K yang diselenggarakan oleh SMP Islam Terpadu Al Furqon Palembang merupakan kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan pada program kerja kementerian kesehatan organisasi Family (OSIS).

Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang siswa yang tergabung dalam kementerian kesehatan, sosial dan keamanan Family (OSIS). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari rabu siang (30/11/2022) bertempat di Rumah Sehat SMP Islam Terpadu Al Furqon Palembang.

Baca juga:   20 Tahun SIT Al Furqon Palembang, Mengabdi untuk Negeri

Pada kegiatan tersebut, seluruh peserta disebut sebagai tim medis yang mendapatkan tiga materi khusus, yaitu tindakan pertolongan pertama pada pengobatan luka ringan, hilang kesadaran atau pingsan dan RJP (returasi jantung paru).

Materi pertama yang disampaikan adalah tindakan pertolongan pertama pengobatan luka ringan, yaitu:

  1. Sebelum melakukan tindakan tim medis diajarkan untuk mencuci tangan dengan air yang mengalir
  2. Melakukan persiapan alat, yaitu wadah, antiseptic betadine, alkohol atau rivanol
  3. Sebelum mengobati luka, tim medis harus menenangkan pasien agar tidak cemas
  4. Saat membersihkan luka harus menggunakan cairan kompres NaCL, rivanol atau alkohol yang diteteskan ke bagian luka secara perlahan kemudian beri betadine.
  5. Apabila luka yang dialami pasien dalam tim medis diajarkan untuk menutup luka dengan hansplast dan membalut luka.
  6. Setelahnya, tim medis diajarkan untuk mencuci tangan.
  7. Setelah melakukan tindakan, tim medis diminta untuk memberikan edukasi dan motivasi kepada pasien

Materi kedua adalah pertolongan pertama pada pasien yang hilang kesadaran atau pingsan, yaitu:

  1. Tim medis menyiapkan tandu
  2. Angkat dan gotong pasien ke atas tandu, tim medis yang mengangkat pasien minimal 3 atau 4 orang, masing-masing bertugas memegang kepala, mengangkat bahu, mengangkat bagian punggung belakang, dan mengangkat di sekitar paha kaki
  3. Tim medis diarahkan agar tidak cemas dan khawatir yang berlebihan jika tiba-tiba ada pasien yang pingsan. Tim medis harus cepat bergerak mengambil minyak kayu putih untuk dioleskan ke hidung, leher, jari tangan dan kaki pasien
  4. Apabila belum sadar beri bisikan atau teguran agar pasien mendengar dan sadar, tepuk dan pegang kepalanya atau gerakan tangan pasien
  5. Setelah pasien sadar berikan segelas air minum atau teh hangat agar tidak dehidrasi
Baca juga:   H. Herman Deru, MH

Selanjutnya, materi ketiga yang disampaikan adalah Returasi Jantung Paru (RJP), yaitu pertolongan pertama atau bantuan hidup dasar pada orang yang mengalami henti napas. Tujuan RJP adalah untuk membuka jalan napas yang menyempit atau teknik pemijatan atau penekanan pada dada.

Selama mengikuti kegiatan seluruh siswa terlihat sangat antusias dan bersemangat. Seluruh siswa ingin mencoba semua tindakan dan memberikan pertolongan terhadap pasien. Diakhir kegiatan bunda Puput memberikan motivasi kepada seluruh peserta untuk tetap ikhlas, sabar dan bersemangat dalam mengobati pasien. Bunda Puput berharap semoga seluruh siswa tetap bersemangat untuk belajar dan semoga ilmu yang telah didapat dari kegiatan tersebut dapat bermanfaat dikehidupan sehari-hari. (TW)

Editor: Bangun Lubis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button