NEWS

Aksi Solidaritas SDIT Al Furqon untuk Palestina

sitalfurqon.com–Jumat pagi yang barokah, 3 November 2023 yang bertepatan dengan 19 Rabiul Akhir 1445 H, lapangan SDIT Al Furqon Palembang sudah dipenuhi anak-anak siswa. Terik mentari pagi yang menyehatkan menjadi saksi ratusan siswa dan guru SDIT Al Furqon yang berdoa untuk keselamatan rakyat Palestina yang saat ini tengah digempur penjajah zionis Israel laknatullah. SIT Al Furqon for Palestina.

Takbir dan shalawat Nabi Muhammad Saw terus menggema disertasi acungan bendera Palestina dan Indonesia, “ Palestina Merdeka,”, “Boikot Isreal” dan yel-yel lainnya yang mengutuk kekejaman penjajah Israel.

Kepala SDIT Al Furqon Palembang Ustadz Zakiudin mengajak seluruh siswa untuk mendoakan rakyat Palestina agar selamat dari penjajah Israel laknatullah. “Kita hanya bisa berdoa dan memberikan donasi untuk perjuangan rakyat Palestina. Kalau anak-anak sekarang sedikit panas dan tidak lama, tapi anak-anak Palestina setia jam diserang bom, rudal yang tiada henti dari penjajah Israel. Mudah-mudahan doa-doa kita pagi ini diijabah Allah Swt, aamiin,” ujar Ustadz Zakiudin dalam orasi pada  Aksi Solidaritas untuk Palestina, yang dihadiri juga oleh Kepala SIT Al Furqon Palembang Ustadz Agus Priyatmono dan para guru  SDIT Al Furqon Palembang serta para orangtua murid.

Baca juga:   Jangka Sorong

Selain menggelar aksi solidaritas tersebut, jauh hari sebelumnya tatkala pecahnya konflik Palestina dan penjajah Israel, jajaran SIT Al Furqon Palembang sudah melakukan aksi pengumpulan dana. Hingga Kamis, 2 November 2023, donasi telah terkumpul sebanyak Rp 160 Juta lebih dan diperkirakan akan bertambah jumlah hingga akhir penutupan donasi 10 November 2023.

Di saat yang bersamaan, Aksi Sodaritas untuk Palestina juga digelar oleh anak TKIT Al Furqon. Mereka melakukan karnaval keliling lingkungan sekolah sembari membawa spanduk bertuliskan : “Boikot Israel” bersamaan dengan mereka menerikkan “Palestina Merdeka””

Aksi Solidaritas untuk Rakyat Palestina adalah salah satu ikhtiar dari umat islam di Indonesia dalam mendukung perjuangan mereka dari cengkraman penjajah zionis Israel.  Sebab, tegas Ustadz Dr Khalid Basalamah, membela Palestina adalah sebuah kewajiban bagi seorang muslim, bukan pilihan.

Di tengah seina rmentari pagi, siswa tetap bersemangata mendukung dan berdoa untuk keselamatan rakyat Palestina.

“Yang pertama, siapa pun yang mengaku muslim di masa sekarang tapi wajib membela Palestina, ini bukan pilihan,” tegas Ustadz Dr Khalid Basalamah.

Baca juga:   Satu Hari di Asrama

Ustadz Khalid Basalamah membandingkan kondisi Palestina saat ini yang mirip dengan Indonesia ketika masih dijajah Belanda. “Kondisi teman-teman kita di Palestina mirip dengan kondisi kita waktu dijajah Belanda,” kata Ustaz Khalid Basalamah. “Bagaimana kalau kita orang Indonesia melawan dan memberontak ke pemerintah Belanda pada saat itu, enggak disalahkan, negara kita kok, tanah air kita dirampok,” lanjutnya. Ustadz Khalid Basalamah mengingatkan bahwa ketidakpedulian terhadap saudara sesama muslim di Palestina akan dimintai pertanggungjawaban.

“Allah akan tanya kita per individu, apa yang sudah kita lakukan, minimal dengan doa,” ujar Ustaz Khalid Basalamah. Lantas mengapa negara muslim tidak bersatu melawan Israel demi membantu Palestina?

Di kota Palembang sendiri, sudah banyak kelompok dan organisasi islam serta umat islam sendiri melakukan aksi belas Palestina dengan berbagai formatnya. Selain berdoa, umat silam juga melakukan aksi pengumpulan donasi yang akan dikirim langsung ke Palestina lewat lembaga yang bisa dipercaya.(*)

Editor : Aspani Yasland  

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button