NEWS

Ustadz Zaki Berbagi Praktik Baik Demi Kemajuan Pendidikan di Sumsel

sitalfurqon.com — Tidak banyak kepala sekolah yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni dalam menerjemahkan dan menerapkan Kurikulum Merdeka secara praktis, tepat sasaran, bahasa sederhana sehingga bisa praktis dan aplikatif di sekolah-sekolah yang ada Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan kota Palembang khususnya. Salah satu sosok yang dimaksud adalah Ustadz Zakiudin, S.Pd.I, yang saat ini tengah diamanahi sebagai Kepala Sekolah Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Furqon Palembang.

Bertepatan pekan pertama masuk sekolah di semester dua tahun ajaran 2023-2024, Ustadz Zakiudin langsung disibukkan dengan agenda berbagi ilmu ke sekolah-sekolah di kota Palembang mengenai kurikulum merdeka dan seluk beluk memajukan pendidikan sekolah di kota Palembang Darussalam ini.

Kepala SDIT Al Furqon Palembang yang telah banyak mendapatkan penghargaan baik ditingkat provinsi maupun nasional, ini tidak pernah lelah untuk berkontribusi memberikan pengetahuan seputar kurikulum merdeka yang kepada stake holder sekolah, sehingga bisa dengan mudah dan cepat diterapkan di sekolah-sekolah.

Ustadz Zakiudin yang pernah dinobatkan sebagai salah satu kepala sekolah penggerak angkatan ke- 3 Program Kementrian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek,  ini selalu memberikan berbagai informasi dan pengetahuan terkait kurikulum merdeka.

Baca juga:   SERI THR : Mulia Karena Alquran Oleh Ustadz Ikhsyan, S.Pd.I

“Ini praktik baik dan berbagi ilmu pengetahuan terutama tentang apa dan bagaimana kurikulum merdeka itu bisa diterapkan di sekolah-sekolah dengan baik dan sesuai tujuannya,” ujar Ustadz Zakiudin yang sekarang tengah menyelesaikan pendidikan master-nya.

Oleh sebab itu, dia merasa terpanggil untuk selalu memenuhi berbagai agenda ditengah kesibukannya sebagai kepala sekolah unggulan SDIT Al Furqon.

Berbagi praktik baik ini merupakan salah satu bukti nyata kerja dan karya yang dilakukan oleh kepala sekolah yang dinobatkan sebagai sekolah penggerak.

Dimata Ustadz Zaki—demikan sapaan akrabnya—kuriklulum mereka itu tentu ada plus minus-nya. “Namun perubahan kurikulum ini, betul-betul memberikan keluasan kepada satuan pendidikan untuk mendesain pendidikannya sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik dan kesiapan satuan pendidikan baik dari sisi SDM maupun dari sarana dan prasarananya,” Kepala SDIT Al Furqon Palembang ini.

Kalau bicara kurikulum merdeka, Ustadz Zaki ini bisa dikatakan sudah “ngelotok”, mahir dan ahli, sebab dia sudah beberapa kali mengisi workshop ke berbagai daerah di Sumsel terkait kurikulum merdeka, bahkan di awal tahun 2023-2024 yang lalu, dia sebagai koordinator kepala Sekolah swasta sekota Palembang ini bekerjasama dengan salah satu penerbit buku PT Erlangga pernah mengadakan pelatihan yang sama, yang menghadirkan kurang lebih 150 orang peserta dari 13 sekolah swasta ternama di kota Palembang.

Baca juga:   Untaian Kata-Kata Sejuk Pak Emil, Spirit Milad 20 Tahun SIT Al Furqon Palembang

Pola kepemimpinan dan kinerja beliau telah memberikan dampak yang positif terutama pada SDIT Al Furqon Palembang, yang dipimpinya, hal itu dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang diperoleh SDIT Al Furqon, mendapatkan Akreditasi A (96), Sekolah Berlisensi JSIT dengan Nilai Band 5 (A), Sekolah Adiwiyata Nasional dan mendapatkan penghargaan sekolah terbaik pengelolaan Program 7K tingkat kota Palembang.

Atas semua pencapaian dan kepercayaan tersebut, Ustadz Zaki sama sekali tidak merasa jumawa, dia justru mengemukakan, semua itu dilakukan semata mata demi untuk kemajuan pendidikan di Sumsel.  (*)

Editor : Aspani Yasland

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button