NEWS

Outbond SDIT Al Furqon Palembang 2024 : “Membangun Karakteristik Pemimpin Hebat”

sitalfurqon.com— Para ahli sepakat bahwa usia anak-anak adalah waktu yang tepat untuk mengajarkan seorang anak betapa pentingnya memiliki sikap kepemimpinan dalam dirinya, karena usia anak-anak adalah fase awal proses pembentukan karakter anak. Maka tak heran jika kita melihat di sekolah materi pelajaran dan cara pembelajaran yang diterapkan lebih menekankan pada pembentukan karakter anak.

Oleh sebab itu, jajaran Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Furqon Palembang setiap tahunnya menggelar kegiatan outbond sebagai salah satu wahana pembelajaran kepemimpinan sejak dini.

Sebab mafhum kiranya seorang pemimpin yang berkarakter bijaksana, dihormati, disegani tidak bisa dibentuk secara instan dalam waktu yang singkat.  Jiwa kepemimpinan dalam diri seseorang memang sudah dibentuk sejak dia masih usia anak-anak seperti anak yang bisa ditunjuk sebagai  ketua kelas, memimpin kelompok belajar, mengkoordinasi acara di sekolah, dan lain sebagainya. Kesimpulannya setiap anak memiliki potensi leader (kepemimpinan) untuk jadi pemimpin yang hebat.

Kali ini, siswa SDIT Al Furqon Palembang mengikuti outbond yang diadakan selama dua hari sejak 31 Januari-1 Februari 2024 di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) Palembang. Maka tak pelak lagi, keceriaan, kegembiraan dan semangat anak-anak mewarnai kegiatan diluar sekolah ini, menjadi cira khas outbond SDIT Al Furqon Palembang.

Kali ini pula, tema outbond 2024 ini mengusung tema ; “Membangun Karakteristik Pemimpin Hebat bagi Semua Orang “ atau “Build Great Leader Charachteristic for Everybody”.

“Oleh karena itu kita bentuk sedari dini karakter siswa yang kuat, disiplin, serta meningkatkan kerjasama melalui kegiatan outbond ini, agar kelak ketika tahun Indonesia emas nanti di tahun 2045, anak-anak dapat menjadi pemimpin berkepribadian amat baik, di keluarganya, ditempat kerjanya, bahkan pemimpin di daerah, kota hingga Presiden,”kata Ketua Panitia Outbond 2024 Azran Arief Parena, M.Pd.

Baca juga:   Cara Berbisnis dengan Allah yaitu Memperbanyak Baca Alquran

Siswa yang menjadi peserta harus menjalani berbagai tantangan yang telah disiapkan pada setiap sudut TPKS tersebut. Wahana permainan tersebut adalah memanah, merayap, climbing, jembatan birma, halang rintang dan lompat tarzan, jembatan gantung, titian tali serta menyebrang sungai.

Kegiatan diadakan selama dua hari dengan dibagi menjadi dua kelompok. Pada hari pertama, Rabu, 31 Januari 2024 outbond untuk kelas 1,2 dan 3. Di hari kedua, Kamis, 1 Februari 2024 outbond untuk kelas 4,5 dan 6.

Setiap kelas, para guru akan membagi beberapa kelompok terpisah dengan akhwan dan Ikhwan yang tentunya dipandu oleh guru pendamping. Ada pula games atau permainan selingan yang disediakan, sembari menunggu antri saat salah satu kelompok sedang menikmati games tersebut.

“Ayo, ayo, ayo semangat bisa sampai atas,”sorak salah satu siswa saat melihat teman satu kelompoknya sedang mencoba wahana climbing.

Games selingan tersebut terdiri dari game hula hop, game estafet bola dan kertas, game maze, game bakiak, game memasukkan paku dalam botol, game estafet karet.

Meskipun ada sedikit kekhawatiran pada Outbond tahun ini masuk dalam cuaca musim hujan. Pihak sekolah tetap menjalankan kegiatan tersebut.

“Kita tetap laksanakan meskipun kondisi lembab dan becek. Tapi tak apa, kondisi yang becek ini dijadikan anak-anak belajar dari yang tidak pernah bermain dengan becek dan lumpur jadi pernah dan terbiasa,” ucap Wakil Kepala SDIT Al Furqon bidang Kesiswaan Firmansyah,S.Pd.

Jika terjadi hujan pada saat kegiatan, pihak sekolah telah menyiapkan kegiatan akan digeser ke Aula TPKS.

Berdasarkan pantauan, nyaris tak ada tampak raut ketakutan dengan pakaian yang dipakai akan kotor, bahkan anak-anak justru riang gembira meskipun harus melalui wahana yang membuat pakaian kotor yaitu merayap.

Baca juga:   SDIT Al Furqon Palembang Gelar Wisuda ke-16 di Hotel Novotel

Firmansyah berharap dengan siswa ikut serta bermain di alam terbuka, para siswa mendapatkan pengalaman tentang alam, menjadi lebih berani dan aktif.

Anak-anak juga belajar Olahraga Memanah pada outbond SDIT Al Furqon Palembang 2024. Foto: Trijumartini

“Karena semenjak covid, anak-anak lebih fokus kepada teknologi seperti handphone dan berdiam diri di rumah. Outbond ini salah satu kegiatan untuk jadi pemacu siswa dalam kegiatan positif bermain sambil belajar serta melatih fisik anak-anak yang awalnya tidak terbiasa jadi terbiasa,”ucapnya.

Tak hanya antusias anak-anak, orangtua wali pun ikut merasakan kegembiraan melihat anak aktif bermain dan bekerja sama sesama kelompoknya.

“Anak-anak sangat suka bermain diluar kelas atau alam, mereka lebih aktif dari pada duduk di kelas, jadi belajar sambil bermain. seperti belajar ketangkasan, kedisiplinan dan kerjasama sama temen lebih kuat,” ujar Bunda Thirfa, Kelas 3 Abdurrahman.

Suara teriakan orangtua juga tak kalah heboh saat melihat anak mereka mencoba beberapa wahana permainan. Ada yang berhasil sampai akhir, ada pula anak yang tidak sanggup untuk menuntaskan games namun berani untuk mencoba.

Di tempat yang sama pula, Budi, Ayah dari Dhabit Raziq Ahya dari Kelas 3 ikut menyemangati anak dari jarak jauh. Tak lupa pula ia mendokumentasikan kegiatan anak bersama teman kelompoknya saat mencoba permainan.

“Saking semangatnya, Anak saya sudah beberapa hari lalu beritahu kami untuk persiapkan perlengkapan outbond. Mereka antusias sekali yang biasanya didalam kelas, hari ini bermain di alam terbuka, tidak takut kotor dan berani mencoba permainan yang sudah ditentukan guru,”katanya.

Menurutnya, dari kegiatan outbond yang bersifat belajar sambil bermain,akan-anak belajar meningkatkan wawasan, menjaga kekompakan bersama teman kelompok. Ada yang melompat, meluncur, menggantung bahkan memanjat. (*)

Reporter : Tri Jumartini

Editor     : Aspani Yasland

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button