NEWS

Panahan, Menanamkan Nilai-Nilai Kehidupan Islami Bagi Anak

 sitalfurqon.com– Dalam setiap event outbond atau kunjungan edukatif yang diadakan Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Furqon Palembang, tiga tangkai olahraga ini selalu ditampilkan untuk para siswa sekolah yang bermotto : “ahli fikir, ahli zikir, ahli ikhtiar” ini.

Ketiga tangkai olahraga tersebut merupakan olahraga kesukaan Nabi Muhammad SAW. Apa itu? Rasulullah menyukai olahraga memanah, berkuda dan olahraga berenang.

Olahraga Panahan banyak disukai para siswa dan ketika outbond SDIT Al Furqon Palembang di TPKS Palembang beberapa waktu, para guru mengajarkan siswa bagaimana memainkan olahraga panahan tersebut.

Panahan ini diucapkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW sebagaimana dalam HR Ahmad, “Berlatihlah memanah dan berkuda. Dan jika kalian memilih memanah, maka hal itu lebih baik daripada berkuda.”

Sementara itu, sahabat Sa’ad bin Abi Waqqash ra berkata, “Harus bagi kalian memanah, karena memanah itu lebih baik atau yang lebih baik dari permainan kalian.” (HR Bazzar)

Hadist yang tertulis pada kita At-Targhib wa At-Tarhib karya Imam Mundziri menjelaskan bahwa olahraga panahan merupakan salah satu olahraga yang paling baik diantara olahraga yang lain.

Ternyata olahraga Rasulullah SAW ini, selain bermanfaat untuk kesehatan, juga ada faedah lainnya untuk anak-anak bilamana merutinkan olahraga panahan ini. Anak dilatih untuk memiliki nilai-nilai kehidupan yang bisa diterapkan ketika dewasa kelak.

Anak-anak juga belajar Olahraga Memanah pada outbond SDIT Al Furqon Palembang 2024. Foto: Trijumartini

NILAI-NILAI KEHIDUPAN ISLAMI 

Melatih Ketenangan Anak

Baca juga:   Inilah 10 Nama Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga

Bila anak Anda termasuk tipe yang super aktif, dengan olahraga panahan energinya pun akan tersalurkan dengan baik, selanjutnya panahan juga mengajarkan anak untuk lebih tenang karena ketika menembakkan busur tepat sasaran butuh ketenangan.

Melatih Fokus

Dalam olahraga panahan, selalu ada target yang harus dibidik. Namun untuk bisa tepat sasaran, anak harus fokus dan tenang.  Panahan  mengajarkan anak melatih konsentrasi dan fokus anak.

Melatih Keberanian

Beberapa anak mungkin masih kesulitan untuk memberanikan diri mengekspresikan keinginannya. Olahraga panahan bisa jadi solusinya. Panahan melatih keberanian anak dan membuatnya mampu menganalisis arah angin untuk melepaskan anak panah. Ini juga bermanfaat melatih anak dalam mengambil keputusan.

Meningkatkan Keseimbangan Tubuh Anak

Olahraga panahan melatih koordinasi kekuatan otot dan otak. Cerebellum yang ada di bagian belakang otak akan mengirim sinyal pada otot untuk menjaga kondisi tubuh supaya seimbang. Saat melepaskan anak panah juga melatih anak untuk bisa mengontrol tubuh dengan baik.

Melatih Koordinasi

Saat memanah, koordinasi antara anak panah, mata, tubuh bagian tengah dan atas serta tangan harus saling berkoordinasi.

Melatih Daya Tahan Konsentrasi

Agar bisa memanah tepat sasaran, tubuh harus dalam posisi terbaik. Dengan memanah, otak anak dilatih untuk fokus mencapai target. Dalam hal ini, bagian lobus frontal otak yang dioptimalkan. Semakin lama bagian otak ini dilatih, semakin si kecil lebih mudah untuk berkonsentrasi.

Baca juga:   Sebuah Refleksi 20 Tahun SIT AL Furqon Palembang : Pengabdian Tanpa Batas

Melatih Kesabaran Anak

Memanah pun juga bisa melatih kesabaran anak lho, sebab tidak bisa asal cepat meraih target, tetapi yang lebih penting adalah mencapai target dengan presisi.

Kedisiplinan

Menjadi seorang atlit panahan kedisplinan menjadi salah satu kunci keberhasilan. Mulai dari disiplin berlatih secara rutin dan istiqomah. Dalam panahan siapa yang disiplin dan rajin berlatih maka dia akan meraih hasil terbaik dengan cepat.

Ikhlas

Apapun hasilnya kita harus ikhlas bahwasanya ketika anak panah sudah melesat itu sudah menjadi hak Allah untuk menentukan hasilnya.

Fokus

Apabila kita dalam membidik tidak bisa fokus, pikiran kemana-mana maka yang muncul adalah rasa ragu dalam setiap lesatan anak panah, dan menghasilkan tembakan yang kurang maksimal.

Optimis

Seorang pemanah yang tidak memiliki rasa optimis dalam bertanding akan mengalami kecemasan atau takut akan kegagalan sehingga dalam bertanding tidak bisa tenang dan akan mempengaruhi tingkat fokus dalam membidik. Badan akan gemetaran sehingga hasil menjadi ambyar.

Istiqomah

Seorang pemanah harus mampu Istiqomah dalam segala hal, baik posisi berdiri, ancor, aiming atau bidikan, posisi tangan, kepala dan semuanya agar menghasilkan tembakan yang sama dari tembakan yang pertama dan seterusnya.

Tawakal (berserah diri kepada Allah)

Seorang pemanah harus bisa berserah diri kepada Allah apapun hasilnya, tidak boleh marah ataupun kecewa. [berbagai sumber]

 

Editor : Aspani Yasland

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button